Rabu, 25 Januari 2017

Tips Mempercepat Pertumbuhan Tunas Pada Tanaman Rumput Odot

kebunia :: Hasil panen berlimpah dalam budidaya rumput odot adalah harapan setiap peternak, akan tetapi keberhasilan tersebut tidak bisa dicapai dengan mudah tanpa adanya usaha, mengandalkan pertumbuhan secara alami akan sulit didapatkan, terlebih lagi struktur tanah disetiap tempat berbeda-beda. Walaupun syarat tumbuh tanaman sudah terpenuhi, pupuknya pun juga lebih dari cukup, akan tetapi sebagian peternak mengeluhkan hasil panen rumput odot tidak sesuai harapan dari sisi jumlah dan ukuran daun yang tidak maksimal. Di sini kami paparkan sedikit trik untuk mempercepat pertumbuhan tunas pada tanaman rumput odot, karena dengan pertumbuhan tunas yang maksimal akan membantu meningkatkan jumlah hasil panen tanaman rumput odot.

Sebuah cara sederhana akan tetapi banyak diabaikan para peternak dengan berbagai alasan, terlalu ribet, tidak punya waktu, dan sebagainya. Bagi kami trik mempercepat pertumbuhan tunas ini sangat penting karena bisa meningkatkan jumlah produksi daun dan batang rumput odot dalam waktu relatif cepat. Perhatikan dokumentasi dalam bentuk foto di bawah ini kemudian klik untuk memperbesar gambar supaya jelas.
 Tunas pada tanaman rumput odot tumbuh pada setiap ruas batang.
 Pertumbuhan tunas baru ditandai dengan adanya tonjolan pada pangkal daun dan posisi daun terbuka menjauh dari batang utama, bahkan terkadang daun rebah karena dorongan tunas yang menyebabkan pangkal daun terlepas dari batang utama seolah tidak memiliki pegangan, setelah itu tunas baru akan menyembul dan mendorong pangkal daun. Dalam kondisi cuaca yang baik akan disertai tumbuhnya akar.
 Tunas baru akan muncul dibalik pangkal daun dan terus memberikan tekanan sehingga pangkal daun rebah, dengan cara alami ini adalah kejadian yang cukup langka, untuk itu jika Anda menginginkan pertumbuhan anakan yang cepat sebaiknya amati jika ada daun mulai tua segera cabut hingga pangkal daun tidak tersisa dibatang, jika cuaca tidak terlalu panah akan segera muncul tunas dalam waktu 3 hari.
 Jika menunggu munculnya calon anakan butuh waktu cukup lama, tapi dengan rekayasa seperti ini tingkat keberhasilan lebih dari 50%, dan yang menjadi catatan tidak semua batang tanaman rumput odot memiliki cara tumbuh seperti ini. Kuncinya adalah pada penggunaan pupuk.
Dengan sering membersihkan pangkal daun yang sudah tua akan merangsang pertumbuhan tunas baru, karen jika tidak dibersihkan akan lama tumbuhnya tunas baru karena seolah terjepit pangkal daun, jika sampai mengering akan semakin sulit tunas muncul dikarenakan tidak mampu menembus dengan semakin kering, keras dan kuatnya pangkal daun menempel pada batang utama.
 Jika tanpa penghalang pertumbuhan tunas akan lebih cepat.
Demikian juga akarnya, juga akan lebih banyak jumlahnya yang muncul disetiap ruas tanaman.