Rabu, 25 Januari 2017

Cara Memilih Bibit Jahe Merah Untuk Dibudidayakan

kebunia :: Hasil panen dalam kegiatan budidaya dipengaruhi oleh bibitnya, semakin baik bibit yang digunakan semakin baik pula hasilnya, dalam budidaya jahe merah, memilih bibit sangat penting karena menyangkut keberlangsungan pertumbuhan dan hasil panen jahe merah yang banyak, besar dan berkualitas. Berikut ini dokumentasi budidaya jahe merah sebelum ditanaman dan baru diseleksi dari persemaian untuk dijadikan bibit.

Pada usia semai 3 sampai 4 minggu rimpang jahe merah mulai bertunas, besar kecil ukuran tunas dipengaruhi oleh ukuran rimpang dan kondisi media semai yang mengandung nutrisi untuk pertumbuhan tunas, sehingga ketika awal tunas muncul sudah mendapatkan asupan makanan.
Tunas bibit jahe merah yang siap untuk dipindahkan dipilih dari bibit yang sudah memiliki daun sempurna dan perakaran yang banyak.
Umumnya setelah tunas tumbuh, rimpang jahe tidak mengalami perubahan ukuran sehingga terkadang masih utuh yang bisa dikonsumsi setelahnya jika memang sudah tidak ada harapan tunas muncul.
Anakan bibit jahe merah yang sudah dipisahkan dari rimpangnya bisa langsung di tanam dilahan pembesaran yang lebih luas dengan jarak tanam 25-30cm.