Sabtu, 18 Juni 2016

Budidaya Sayuran Secara Vertikultur

kebunia :: Sebuah cerita tanpa batas tentang budidaya sayuran dan buah-buahan secara hidroponik vertikultur semoga bisa memberi inspirasi tentang pemanfaatan lingkungan yang sehat dan produktif. Jika bisa dilaksanakan adalah salah satu upaya yang menjanjikan banyak hal bagi diri kita dan lingkungan sekitarnya karena banyak manfaat yang didapatkan dengan menerapkan tehnik budidaya seperti ini.

Kebun Susun Yang Menakjubkan

Berkebun dengan sistem  semi hidroponik vertikultur adalah proyek baru kami dalam memanfaatkan sedikit lahan yang ada untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dibanding harus belanja sayuran setiap hari. Aku punya proyek satu ini yang lengkap dengan beberapa tanaman tomat, wortel, dan kemangi. Kemudian ada juga tanaman seperti campuran seperti sawi dan brokoli dan semua buah-buahan dan sayuran berbeda yang saya miliki.

Dan sekarang saya akan memiliki rempah-rempah yang berbeda, jadi seperti jahe dan kecur serta beberapa rempah yang sering digunakan dalam bumbu dapur. Di sini kami mengajak Anda akan menyediakan bahan makanan sendiri tanpa tergantung musim dan tempat dengan budidaya tanaman secara vertikultur hidroponik. Itu, maksudku, kebun susun yang kami buat akan menghemat anggaran dalam beberapa tahun dalam penyediaan bahan makanan sehat, atau mungkin selamanya! Saya akan menghabiskan biaya mungkin sekitar Rp. 50.000 seminggu untuk membeli buah dan sayuran, dan sekarang saya tidak perlu melakukan itu. Sekarang saya bisa membuat jus setiap hari, karena kami sudah memiliki beberapa jenis sayuran dan buah dari sana. Rasanya pun lebih baik, sehat, dan segar. Saya juga memiliki biji yang disemai menggunakan tray semai selama beberapa hari akan tetapi tidak bisa tumbuh apa pun, namun demikian aku sudah bisa mendapati sebagian biji-bijian yang yang tumbuh dan terlihat terus berkembang menjadi tanaman baru, setelah siap akan dipindah dalam media yang lebih luas untuk mengisi kebun hidroponik vertikultur kami. 

Panen buah dan sayuran hidroponik vertikultur

Bibit tomat yang aku punya pada musim panas tahun lalu yang sekarang ditanam di kebun susunku telah berbuah dan dipanen. Selanjutnya dari beberapa biji yang disemai ini, adalah pertama kalinya saya pernah melihat tanaman seledri tumbuh lebih awal dari jenis tanaman yang lain dengan memiliki tangkai yang besar dan berdaun lebar.
Istri saya adalah penggemar stroberi, jadi kami juga menanam stroberi. Ketika musim hujan yang panjang, banyak tanaman tumbuh segar di kebun kami. Ini adalah hal benar-benar menyenangkan untuk keluarga saya dan anak-anak saya. Hal itu menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa bagi mereka karena mereka bisa pergi dan mereka bisa memilih sendiri buah-buahan yang mereka sukai. Kita panen kebun hidroponik vertikultur kami dan anak-anak memiliki waktu luang untuk ikut bersama-sama memanen buah dan sayuran, mereka amat senang membantu karena sekian hari belajar di sekolah dengan kepenatan padatnya jam pelajaran sehingga butuh penyegaran fikiran. Dan kegembiraan kembali hadir ketika saatnya makan bersama keluarga kami dari hasil kebun kami sendiri yang dirawat selama beberapa hari dari mulai semai hingga siap dipetik. Semangkuk sayuran lengkap dengan sajian dari olahan bahan makanan yang dihasilkan dari kebun kami menjadi tambahan yang bagus untuk mencukupi kebutuhan gizi dan menghemat anggaran keluarga kami. Bagaimana dengan Anda?

sumber gambar: http://d16u920cdkkea2.cloudfront.net/wp-content/uploads/2016/01/vertical-garden_bottles.jpg